Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026 — Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun) menerima kunjungan koordinasi kelembagaan dari Komisi Yudisial Republik Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, Bapak Dr. Abhan, S.H., M.H., bertempat di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jakarta.

Kegiatan koordinasi tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Badilmiltun, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Badilmiltun, Sodikin, S.E., S.H., M.H.; Direktur Binganismin Dil Mil, Marsekal Pertama TNI Edi Wuryanto, S.I.P., C.Fr.A.; serta Direktur Binganismin Dil Tun, Dr. Agus Budi Susilo, S.H., M.H.

Koordinasi kelembagaan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Komisi Yudisial, khususnya di bidang pencegahan dan pengawasan hakim. Selain itu, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Komisi Yudisial dalam merintis program Pengadilan Ramah Pantau melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi dengan mitra kerja strategis di lingkungan badan peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pertemuan ini juga difokuskan pada upaya membangun komunikasi strategis dengan jajaran Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman serta sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan pengawasan hakim dan peningkatan kualitas penyelenggaraan peradilan.

Melalui kegiatan ini, Ditjen Badilmiltun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung koordinasi kelembagaan dan memperkuat kerja sama dengan Komisi Yudisial RI guna mewujudkan peradilan yang berintegritas, transparan, akuntabel, serta senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.