Jakarta, Selasa 23 Juni 2026 – Bertempat di Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur peradilan dalam mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung.
Dalam pelantikan tersebut, tiga pejabat administrator resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, yaitu:
- Sultan Syahrir, S.H., M.O.S. sebagai Kepala Subdirektorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Militer pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI;
- Teza Rizkianti Safarindah, S.H., M.I.Pol. sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Militer pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI;
- Ira Farella Anggraini, S.E., M.M. sebagai Kepala Subdirektorat Pembinaan Administrasi Peradilan Militer pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para pejabat pimpinan tinggi, pejabat struktural, serta pegawai di lingkungan Mahkamah Agung RI.
Dalam sambutannya, Sekretaris Mahkamah Agung RI menegaskan bahwa pelantikan dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi serta menjawab tantangan pelayanan peradilan yang semakin dinamis. Para pejabat yang dilantik diharapkan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Ditjen Badilmiltun dalam memperkuat kualitas pembinaan tenaga teknis dan administrasi peradilan militer. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terwujudnya peradilan yang modern, profesional, dan berintegritas.


