Kamis, 31 Januari 2019

Cetak

Penyusunan Analisis Beban Kinerja (ABK) Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara 


Jakarta - ditjenmiltun.net. Analisis Beban Kinerja (ABK) ialah sebuah proses yang dilakukan secara sistematis untuk mengetahui jumlah pegawai yang diperlukan berdasarkan sejumlah target pekerjaan atau target hasil yang harus dicapai dalam satu satuan waktu tertentu. Analisis Beban Kinerja dilakukan untuk merencanakan kebutuhal riil pegawai sesuai dengan beban kerjanya, disamping itu Analisis Beban Kinerja juga bermanfaat untuk penataan maupun penyempurnaan struktur organisasi. Dengan Analisis Beban Kinerja, Pimpinan pada suatu organisasi dapat melakukan rotasi maupun seleksi kepada tiap-tiap unit kerja yang kelebihan jumlah pegawainya agar didistribusikan kepada unit kerja yang kekurangan pegawai, selain itu Analisis Beban Kinerja juga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyempurnaan sistem dan prosedur kerja (SOP). 

Untuk mengukur Analisis Beban Kinerja (ABK) dapat menggunakan beberapa pendekatan, yaitu : 

  1. Hasil Kerja
  2. Objek Kerja 
  3. Peralatan Kerja 
  4. Tugas per Tugas 

Dalam melaksanakan Analisis Beban Kinerja (ABK) diperlukan beberapa tahapan, seperti : 

Pada Hari Kamis, 31 Januari 2019 bertempat di Ruang Data Center Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara dilaksanakan tahapan Pengumpulan Data dalam rangka Penyusunan Analisis Beban Kinerja (ABK). Kegiatan ini merupakan Kolaborasi antara Unit Kerja Bagian Organisasi dan Tata Laksana dengan Bagian Kepegawaian. 

(@x_cisadane)