Permintaan Nama Peserta Kegiatan Konsolidasi dan Rekonsilidasi Data SAIBA dan SIMAK BMN dalam rangka Penyusunan Laporan Keuangan DIPA 005.05 Semester II tahun 2019

Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan Konsolidasi dan Rekonsiliasi Data SAIBA dan SIMAK BMN  dalam rangka Penyusunan Laporan Keuangan DIPA 005.05 Semester II Tahun 2019 Ditjen Badilmiltun dan untuk mendorong peningkatan kualitas Laporan Keuangandi Lingkungan Mahkamah Agung RI, bersama ini dengan hormat diminta untuk menugaskan 2 (dua) orang Pegawai terdiri dari 1 (satu) orang operator SAIBA-W dan  1 (satu) orang  SIMAKBMN-W untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, Silahkan mengunduh Surat Pemberitahuannya melalui tautan berikut :

  1. UNDANGAN.
  2. JADWAL ACARA KEGIATAN.

Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Tahun 2019

Jakarta-ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id. Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Perintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementas Sistem Akuntabilitasi Kinerja Instansi Pemerintah.

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkakah Agung RI pada Tahun 2018 memperoleh nilai 65,53 (B) atau Baik, nilai tersebut merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja dan di Tahun 2019 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara  Mahkamah Agung RI ada peningkatan nilai sebesar 70,08 (BB) atau Sangat Baik.

Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi tentang Multimedia Infografis Interaktif With Ms. PowerPoint

Jakarta - ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id. Senin, 25 November 2019 bertempat di Ruang Rapat Besar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Lantai 9 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 58 Cempaka Putih Jakarta Pusat diselenggarakan Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Pembahasan  mengenai Multimedia Infografis Interaktif  With Ms. Power Point. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Organisasi Dan Tata Laksana Widiyanti, S.H., M.M.

Pelatihan ini dihadiri oleh para pejabat Eselon IV dan staf pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Dalam kegiatan pelatihan ini, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mengundang narasumber (pembicara) dari PT. Silka Teguh Sejahtera (www.sciencom.com), yakni Muhammad Syarif Hartawan, M.Kom., M.M., selaku Instruktur/Trainer.

Sebagaimana diketahui, Pelatihan Multimedia Infografis memberikan teknik secara langsung kepada para peserta bagaimana cara membuat presentasi yang baik dan menarik melalui desain infografis yang telah dikemas menjadi sebuah desain informasi. Infografis ini mengunakan tools Ms. Office PowerPoint 2019 dengan berbagai kelebihannya dari mulai membuat dokumen, tata layout, sampai dokumen yang dapat dengan kebutuhan kita (Customised Design), pengaturan slide, format pptx, desain presentasi, menambahkan objek gambar, dan dapat juga menampilkan video dan multimedia serta animasi object. Menambahkan slide transisi menggunakan efek-efek animasi yang sangat mudah serta kedepannya dapat membuatan interaktif presentasi serta video infografis.

Adapun tujuan dari pelatihan ini:

  1. Teori infografis.
  2. Memahami aplikasi infografis.
  3. Membuat design dalam power point 2019.
  4. Memahami pembuatan infografis.
  5. Menggunakan animasi dalam transisi (slide) atau animasi object.
  6. Menampilkan hasil desain di monitor dan dapat mencetak hasil infografis di media cetak.

Materi yang disampaikan narasumber:

  1. Teori Infografis
  2. Pengenalan Microsoft Powerpoint 2019
    • Menjalankan Microsoft PowerPoint 2019
    • Pengenalan Interface/Tampilan PowerPoint 2019
    • Membuat Dokumen Baru, Menyimpan Presentasi dan Menutup Presentasi
  3. Mengatur Tampilan Kerja Dokumen
    • Mengatur ukuran slide dokumen
    • Pengenalan beberapa tampilan.
    • Bekerja Dengan Slide.
  4. Menambah Gambar Shapes
    • Membuat shapes.
    • Memodifikasi shape serta membentuk shape desain.
  5. Mendesain menggunakan Microsoft Powerpoint
    • Mengatur dan menyusun tata letak desain.
    • Menambahkan shape.
    • Menambahkan garis.
    • Mengatur jarak desain
  6. Menambah Font
    • Menambah font.
    • Membuat teks sesuai font.
  7. Menampilan desain

Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Pembahasan mengenai Multimedia Infografis Interaktif  With Ms. Power Point ditutup oleh Kepala Bagian Organisasi Dan Tata Laksana Widiyanti, S.H., M.M.

(@TED-X)

Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi tentang Cara Menulis di Media Online Website Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara


Jakarta - ditjenmiltun.net. Selasa, 19 November 2019 bertempat di Ruang Server TI Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Lantai 9 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 58 Cempaka Putih Jakarta Pusat diselenggarakan Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Pembahasan  mengenai Cara Menulis di Media Online Website Direktorat Jenderal Mahkamah Agung. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Organisasi Dan Tata Laksana Widiyanti, S.H., M.M.

Pelatihan ini dihadiri oleh para pejabat Eselon IV dan staf pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Dalam kegiatan pelatihan ini, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mengundang narasumber (pembicara) dari PT. Silka Teguh Sejahtera (Sciencom) yakni Andry Sunandar, S.T., M.Kom., selaku Instruktur di Sciencom.

Sebagaimana diketahui, menulis di media online website, media sosial, email, facebook, blog harus sedemikian agar scannable, mudah dipahami oleh mata pembaca, sehingga enak dilihat, enak dibaca, dan mudah dipahami sesuai kaidah penulisan. Penulisan online (online writing) memiliki kaidah dan gaya tersendiri yang bebeda dengan gaya penulisan di media cetak atau elektronik (radio/TV).

Adapun tujuan dari pelatihan ini:

  1. Membuat tulisan yang bermanfaat sesuia Kaidah Penulisan
  2. Memahami bagaimana cara menulis dengan kaidah Penulisan.

Materi yang disampaikan narasumber:

  1. Kenapa kita harus menulis?
  2. Cara menulis berita di Media Online Website
  3. Prinsip Kaidah memulis di Media Online Website
  4. Bagaimana menggunakan Tekhnik Menulis 5w+1h?

Cara menggunakan Teknik Menulis 5w+1h:

  • What (Apa) berkaitan dengan peristiwa yang terjadi
  • Where (Dimana) berkaitan dengan tempat diman peristiwa terjadi
  • When (Kapan) berkaitan dengan waktu peristiwa terjadi
  • Who (Siapa) berkaitan dengan pelaku peristiwa
  • Why (Mengapa) berkaitan dengan latar belakang terjadinya peristiwa
  • How (Bagaimana) berkaitan dengan proses terjadinya peristiwa

Pelatihan Pengembangan Manajemen Sistem Informasi Pembahasan  mengenai Cara Menulis di Media Online Website Direktorat Jenderal Mahkamah Agung ditutup oleh Kepala Bagian Organisasi Dan Tata Laksana Widiyanti, S.H., M.M.

(TED-X)

Rapat Tindak Lanjut Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2020-2024 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara

Jakarta - ditjenmiltun.net. Jum’at, 22 November 2019 bertempat di Ruang Rapat Besar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Lantai 9 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 58 Cempaka Putih Jakarta Pusat diselenggarakan kegiatan Tindak Lanjut Penyusunan Rencana Strategi Direktorat Jenderal Mahkamah Agung. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Perencanaan dan keuangan Sadiman, S.H., M.M.

Tindak Lanjut Penyusunan Renstra ini dihadiri oleh para pejabat Eselon III, IV dan staf pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Dalam kegiatan penyusunan ini, Direktorat Jenderal  Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mengundang narasumber (pembicara) dari BAPPENAS yakni Muhammad Nasir.

Sebagaimana diketahui, Rencana Strategis (RENSTRA) adalah dasar dalam menyusun anggaran sehingga dalam penyusunannya harus sesuai dengan tujuan dari lembaga. Melanjutkan rapat Penyusunan Renstra di Bogor, secara garis besar renstra terdiri dari 4 (empat) BAB.

Dalam BAB I renstra menggambarkan kondisi organisasi secara umum saat ini dalam konteks Man, Money, Manual, Method apakah sudah memadai kemudian menganalisa lingkungan srategis mulai dari:

  • SDM (Sumber Daya Manusia)
  • Dalam pembahasan SDM ini dijelaskan peta jabatan agar bisa melihat beban yang ada dan berapa SDM yang dibutuhkan untuk kedepannya.
  • Sarana dan Prasarana
  • Tidak perlu terlalu detail dan cukup berbentuk grafik, kemudian untuk semua unit menyesuaikan SOP nya.
  • Hasil Capaian
  • Bukan berapa uang yang habis dipakai dan berapa kegiatan yang dilaksanakan melainkan adalah apa saja yang sudah dilakukan untuk mendukung penyelesaian perkara.
  • Identifikasi Isu dari Bisnis Utama, dalam hal ini artinya pembahasannya adalah masalah dan dinarasikan dalam bahasa negatif

(@TED-X)

Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara membuka Kegiatan RENSTRA Tahun 2019

Bogor-ditjenmiltun.net. Bertempat di Hotel Whiz Prime Pajajaran Bogor Jalan Cikuray No 47 Pajajaran Bogor, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan  Peradilan Tata Usaha Negara Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H., membuka Kegiatan Renstra Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan  Tata Usaha Negara Tahun 2019.  Kegiatan diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Hymne Mahkamah Agung Republik Indonesia, selanjutnya dilakukan Pembacaan Doa oleh Hari Arief Darmawan, S.H.

Kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Penyelenggaraan Kegiatan RENSTRA oleh Ketua Panitia Sadiman, S.H., M.M., kegiatan Evaluasi IKU dan Renstra Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara ini pada hakekatnya adalah kegiatan lanjutan dari Penyusunan Renstra kolaborasi 3 (tiga) Direktorat Jenderal terdiri dari Badan Peradilan Umum, Badan Peradilan Agama dan Badan Peradilan Militer dan Peradilan TUN yang telah dilaksanakan di Yogyakarta tanggal 17 Juli sd. 19 Juli 2019.

Rencana Strategis (Renstra) pada hakekatnya merupakan dokumen perencanaan suatu organisasi/lembaga yang menentukan strategi atau arahan, dan digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dana dan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Gambaran capaian kinerja Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam 5 (lima) tahun sebelumnya tercatat dalam Profil Laporan Akuntabilitasi Kinerja Mahkamah Agung. Secara umum dapat disimpulkan bahwa Indikator Kinerja Utama Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara terdiri dari 2 (dua) sasaran tujuan organisasi yang meliputi:

  1. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendukung Peradilan, dan
  2. Meningkatnya Kualitas Kelembagaan Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara

Potensi dan permasalahan serta isu-isu strategis Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara telah dirumuskan berdasakan tantangan, peluang, kekuatan dan kelemahan dari lingkungan internal maupun eksternal dengan mengunakan Analisis SWOT.

Secara singkat, isu strategis dari aspek permasalahan dalam tugas pokok dan fugsi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara ialah: "Meningkatnya Kualitas Pelayanan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara yang profesional, akuntabel, dan transparan" dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan diantaranya:

  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan peradilan;
  2. Meningkatkan sistem manajemen teknologi informasi dan komunikasi (TIK);
  3. Meningkatkan koordinasi antar unit dan stakeholders yang terkait;
  4. Meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi penyelenggaraan pelayanan peradilan.

Berikutnya Kegiatan RENSTRA secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H., sekaligus memberikan sambutan dan arahan.

Dalam sambutan dan sekaligus arahannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan Rencana Strategis ini merupakan tindak lanjut yang disusun berdasarkan Blueprint Mahkamah Agung RI 2010-2035 dan untuk dapat menjadi acuan dalam merencanakan dan merumuskan program dan kegiatan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara periode 2020-2024. Dalam penyusunan Rencana Strategis Direktorat  Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara perlu disesuaikan dengan   kebutuhan   dan   isu-isu   strategi   yang   berkembang   serta   prioritas   dan kebijakan Pimpinan Mahkamah Agung, sehingga  Rencana Strategis ini benar-benar bermanfaat untuk mendukung tercapainya Visi Mahkamah Agung, khusunya  Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer danPeradilan Tata Usaha Negara yaitu “Terwujudnya Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Yang Agung”.

Kegiatan diselenggarakan selama 3 (tiga) hari dari Hari Rabu  13 November 2019 sampai dengan hari Jum’at 15 November 2019 dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Nomor 1159/Djmt/Ratgas/10/2019 tanggal 17 Oktober 2019 dihadiri oleh Peserta dari Satuan Kerja di Lingkungan Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.

(TED-X)






Informasi selengkapnya dapat diunduh pada lampiran di bawah ini :

  1. Pengumuman CPNS 2019.pdf
  2. Surat Lamaran MA v11_11_20_25.docx
  3. Surat Pernyataan CPNS 2019_v_11_11_2019.doc
original source : https://www.mahkamahagung.go.id

#hajime



Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu Pada Ditjen Badilmiltun MA RI Tahun 2019

Bandung, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara telah menyerahkan Sertifikat Akreditasi dan Surveillance Penjaminan Mutu di lingkungan peradilan Militer dan peradilan Tata Usaha Negara. Kegiatan ini berlangsung pada hari rabu, 6 November 2019 di Bandung. Sertifikat diserahkan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Hatta Ali S.H, M.H disaksikan oleh Wakil Ketua MA bidang Yudisial, Wakil Ketua MA bidang Non Yudisial,TUAKA Agama MA RI, TUAKA  Pembinaan MA RI, TUAKA MIL , TUAKA TUN, Sekretaris MA RI , Dirjen Badilmiltun MA RI, Kepala Dilmilti, Kepala Dilmil, Ketua Pengadilan Tinggi TUN, dan Ketua Pengadilan TUN dari Pengadilan yang mendapatkan Sertifikat Akreditasi.

Dalam sambutannya, Ketua MA RI menyampaikan bahwa Inovasi yang telah dilaksanakan oleh aparatur peradilan merupakan kunci untuk membangkitkan semangat dalam memberikan pelayanan yang prima. “Jika bukan karna upaya-upaya seperti Akreditasi, mungkin lembaga peradilan akan lebih terpuruk di mata public dibandingkan sebelum era reformasi. Layanan yang diberikan oleh lembaga peradilan mungkin tidak memuaskan semua orang, namun setidaknya aparatur peradilan telah menunjukan bahwa perubahan juga telah terjadi dilingkungan Mahkamah Agung RI dan pengadilan-pengadilan yang ada di bawahnya yang telah berkonstribusi secara signifikan dalam perubahan.” Ucapnya.

Adapun berikut, daftar nama satker penerima Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Tahun 2019 :

1. Dilmil III-17 Manado dengan nilai akreditasi :  A (Excellent)

2. Dilmil III-18 Ambon dengan nilai akreditasi: A (Excellent)

3. Dilmil III-15 Kupang dengan nilai akreditasi  : A (Excellent)

4. Dilmil III-14 Denpasar dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

5. Dilmil III-19 Jayapura dengan nilai akreditasi : B (Good)

6. Dilmil I-07 Balikpapan dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

7. Dilmil I-01 Banda Aceh dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

8. PTUN Palembang dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

9. PTUN Pekanbaru dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

10. PTUN Ambon dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

11. PTUN Jayapura dengan nilai akreditasi : B (Good)

12. PT.TUN Makassar dengan nilai akreditasi : B (Good)

13. PTUN Kendari dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

14. PTUN Samarinda dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

15. PT.TUN Medan dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

16. PTUN Medan dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

17.  PTUN Pontianak dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

18. PTUN Pangkal Pinang dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

19. PTUN Gorontalo dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

20. PT.TUN Surabaya dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

21. PTUN Kupang dengan nilai akreditasi : A (Excellent)


Daftar nama satker penerima Surveilance Akreditasi Penjaminan Mutu di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Tahun 2019 :

1. Dilmil II-08 Jakarta dengan nilai akreditasi :  A (Excellent)

2. Dilmil I-05 Pontianak dengan nilai akreditasi: A (Excellent)

3. Dilmil III-12 Surabaya dengan nilai akreditasi  : A (Excellent)

4. Dilmil II-10 Semarang dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

5. Dilmil II-09 Bandung dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

6. PTUN Jakarta dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

7. PTUN Palangkaraya dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

8. PTUN Bandar Lampung dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

9. PTUN Yogyakarta  dengan nilai akreditasi : A (Excellent)

10. PTUN Bandung dengan nilai akreditasi : A (Excellent)


(hr).

Luar Biasa! Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara diberikan kesempatan Menjajakan Kaki di Gedung Sate Bandung 


Bandung-ditjenmiltun.net. Sebuah kehormatan bagi Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara diberikan kesempatan Menjajakan Kaki di Gedung Sate Bandung guna melakukan Studi Banding Pemanfaatan Teknologi Informatika di Lingkungan Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan studi banding ini merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara tahun 2019 yang dihelat di Bandung. Kegiatan studi banding ke Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilakukan disela-sela penyelenggaraan kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Adapun Inspektur Inspektorat Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M.Si (mewakili Gubernur Provinsi Jawa Barat yang berhalangan hadir) menerima dan menyambut baik kedatangan Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. 

Tanpa membuang banyak waktu Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M.Si memberikan kesempatan kepada jajarannya untuk menunjukkan Inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah diterapkan di Lingkungan Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Dimulai dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Barat Setiaji, S.T., M.Si memaparkan Strategi dan Kebijakan Integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Provinsi Jawa Barat. Dipilihnya destinasi Studi Banding ke Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dikarenakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil meraih Juara dalam Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk kategori Provinsi dengan nilai indeks 3,22 (Predikat Baik) untuk Provinsi Jawa Barat dan 2,27 (Predikat Cukup) untuk Tingkat Kota/Kabupaten. 


Sebagaimana diketahui Jawa Barat merupakan Provinsi yang cakupan wilayahnya cukup luas (sekitar 3,7 juta ha) dengan total penduduk lebih dari 48 juta jiwa yang tersebar di 9 Kota, 18 Kabupaten, 627 Kecamatan, 645 Kelurahan dan 5312 desa. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Instansi Pemerintah (e-GovermentPemerintah Provinsi Jawa Barat didukung oleh Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui Peraturan Gubernur No. 86 tahun 2018 tentang Tata Kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Lahirnya Peraturan Gubernur tersebut sekaligus membentuk kerangka kerja yang memastikan terlaksananya pengaturan, pengarahan, dan pengendalian dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan penyelenggaraan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna dengan maksud untuk menjamin integrasi dan sinkronisasi Teknologi Informasi dan Komunukasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dan dengan tujuan, yaitu : 

  1. Mewujudkan pengelolaan SPBE berbasis Rencana Induk SPBE
  2. Mewujudkan keselarasan antara pengelolaan SPBE di Dinas Kominfo dan Perangkat Daerah 
  3. Mewujudkan sinkronisasi dan integrasi pengelolaan SPBE


Setelah paparan mengenai Strategi dan Kebijakan Integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M.Si memberikan kesempatan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) untuk menunjukkan Profil Aplikasi SIMPATIK (Sistem Informasi Pelayanan Perizinan untuk Publik) kemudian dilanjutkan dengan Paparan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setelah itu Inspektur Inspektorat Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kesempatan kepada Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara untuk melakukan diskusi. Seusai diskusi hangat, Tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempersilahkan dan menemani Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara untuk menikmati pesona dan keindahan museum yang terletak di dalam Gedung Sate Bandung seraya mempelajari sejarah Pemerintah di Masa Kolonial. Tak terasa hari sudah petang, untuk menghilangkan rasa penat segenap Rombongan Peserta Kegiatan Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara berkeliling Kota Bandung dengan menaiki Bandros (Bandung Tour on The Bus) sembari menikmati indahnya pemandangan dan hiruk pikuk Kota Lautan Api. 

Materi Studi Banding dapat diunduh melalui tautan berikut : https://www.ditjenmiltun.net/2019/materi_studi_banding.zip

(@x_cisadane)

HUBUNGI KAMI

Ditjen Badilmiltun

Sekretariat Mahkamah Agung RI Lt. 9-10

Jl. A. Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat 10510

Telp. 021 - 29079177

Fax. 021 - 3505193

Email. This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Statistik Pengunjung

Hari Ini3160
Kemarin4367
Total Pengunjung244932

Informasi Pengunjung

  • Alamat IP Anda 35.172.233.2
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

5
Online

Login